Marak Geng Motor Meresahkan, Bupati Batang Hari Instruksikan Pencegahan Sejak Dini Secara Menyeluruh
Sumber & publikasi: Aksipost.com — portal berita Jambi

Jambi— Maraknya keberadaan geng motor dan kelompok yang berperilaku tidak tertib serta mengarah pada tindakan premanisme atau gangster yang semakin meresahkan masyarakat, kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Batang Hari.
Menyikapi kondisi yang dinilai mengkhawatirkan tersebut, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pemerintah Desa di seluruh wilayah, hingga lembaga satuan pendidikan, untuk segera memperkuat langkah pencegahan sejak dini agar persoalan tidak semakin meluas.
Salah satu langkah nyata yang segera diprioritaskan adalah menggerakkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) daerah setempat agar berkoordinasi erat dengan seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Fokus utamanya adalah memperketat pengawasan sekaligus meningkatkan pembinaan karakter kepada para pelajar, agar generasi muda tidak terjerumus dan terlibat dalam aktivitas geng motor yang berpotensi melanggar hukum dan merugikan banyak pihak.
Selain lingkungan sekolah, Pemerintah Desa di seluruh pelosok Batang Hari juga diminta turun langsung berperan aktif. Para kepala desa dan perangkat desa diharapkan memperkuat pengawasan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sekaligus menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bersifat positif, produktif, dan membangun, guna menyalurkan potensi generasi muda ke arah yang bermanfaat serta menjauhkan mereka dari pergaulan yang keliru.
Bupati Mhd. Fadhil Arief menegaskan, penanganan persoalan geng motor tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Menurutnya, upaya pemberantasan akar masalahnya memerlukan keterlibatan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, agar langkah pencegahan dapat berjalan secara menyeluruh, terpadu, dan mencapai hasil yang maksimal.
“Permasalahan geng motor ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah, pemerintah desa, pihak sekolah, aparat keamanan, para orang tua, hingga seluruh lapisan masyarakat harus saling bersinergi dan bahu-membahu melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak kita. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, dilanjutkan di sekolah, dan diperkuat di lingkungan masyarakat tempat mereka tinggal,” tegas Bupati Mhd. Fadhil Arief.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah. Orang tua diminta lebih peka dan memastikan anak tidak berada di luar rumah hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas dan tanpa sepengetahuan keluarga.
“Kami berharap para orang tua lebih peduli dan lebih teliti memantau pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai mereka terjerumus ke dalam aktivitas yang keliru, yang justru dapat merugikan masa depan mereka sendiri maupun meresahkan masyarakat luas,” ungkap Bupati.
Dengan langkah menyeluruh ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap keberadaan geng motor dapat segera ditekan hingga ke akar-akarnya, sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga yang beraktivitas di wilayah Batang Hari.
(Dan)



