VOLUNTEER Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Mendalo Darat berhasil melaksanakan kegiatan Pelatihan Digital Marketing sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal. Kegiatan tersebut menghadirkan Linda Trismi, M.M. sebagai narasumber dan turut didampingi oleh pembimbing lapangan, Nur Fitri Martaliah, S.E., M.E.K.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran. Di tengah semakin berkembangnya penggunaan internet dan media sosial, pelaku usaha dituntut untuk mampu menyesuaikan strategi pemasaran agar produknya dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM Desa Mendalo Darat yang memiliki berbagai jenis usaha. Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai cara membangun strategi pemasaran digital yang efektif, mulai dari mengenali target pasar, menciptakan identitas usaha, menentukan keunggulan produk, hingga menyusun konten promosi yang menarik dan mudah dipahami oleh calon konsumen.

Dalam penyampaian materinya, Linda Trismi, M.M. menjelaskan bahwa pemasaran digital tidak hanya berkaitan dengan kegiatan mengunggah foto atau menawarkan produk melalui media sosial. Lebih dari itu, digital marketing merupakan proses membangun komunikasi, menciptakan kepercayaan konsumen, serta memperkuat citra dan karakter sebuah usaha.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu memahami siapa konsumen yang ingin dituju agar pesan promosi yang disampaikan menjadi lebih tepat sasaran. Penggunaan bahasa yang sesuai, kualitas foto produk, konsistensi dalam mengunggah konten, serta kecepatan dalam merespons pertanyaan pelanggan menjadi beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemasaran digital.

“Media sosial dapat menjadi sarana pemasaran yang efektif apabila digunakan dengan strategi yang tepat. Pelaku UMKM tidak harus langsung menggunakan peralatan yang mahal. Hal yang paling penting adalah memahami karakter produknya, mengenali konsumennya, dan konsisten membangun komunikasi melalui konten yang menarik,” jelas Linda Trismi.

Selain membahas penggunaan media sosial, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membuat merek atau identitas usaha yang mudah dikenal. Identitas tersebut dapat dibangun melalui pemilihan nama usaha, logo, kemasan, desain promosi, serta gaya komunikasi yang konsisten.

Pelatihan ini juga membahas cara sederhana mengambil foto produk menggunakan telepon genggam, menulis keterangan produk yang informatif, menentukan harga promosi, serta menggunakan aplikasi digital untuk membuat materi pemasaran. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat langsung dipraktikkan oleh peserta sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha masing-masing.

Pembimbing lapangan, Nur Fitri Martaliah, S.E., M.E.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Volunteer UMKM kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pelaku usaha menghadapi perubahan pola pemasaran yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya, Desa Mendalo Darat memiliki potensi UMKM yang cukup besar dan perlu terus dikembangkan melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, serta penguatan keterampilan usaha. Produk yang dihasilkan oleh masyarakat tidak hanya membutuhkan kualitas yang baik, tetapi juga harus didukung dengan strategi pemasaran yang mampu menarik perhatian konsumen.

“Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan para pelaku UMKM bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas pasar. Produk lokal yang memiliki kualitas baik akan semakin dikenal apabila dipromosikan secara menarik, konsisten, dan tepat sasaran,” ujar Nur Fitri Martaliah.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak dapat diperoleh secara instan. Pelaku usaha perlu terus belajar, mencoba berbagai bentuk promosi, mengevaluasi respons konsumen, serta berani melakukan inovasi sesuai dengan perkembangan pasar.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias menyimak materi yang diberikan. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan menceritakan kendala yang mereka alami dalam memasarkan produk.

Beberapa peserta mengungkapkan bahwa selama ini pemasaran masih dilakukan secara sederhana, seperti melalui komunikasi dari mulut ke mulut atau hanya mengandalkan pelanggan di sekitar tempat tinggal. Sebagian peserta juga masih mengalami kesulitan dalam membuat konten, menentukan waktu promosi, serta menggunakan fitur-fitur media sosial untuk mendukung penjualan.

Melalui sesi diskusi, narasumber memberikan berbagai solusi yang dapat diterapkan secara bertahap oleh pelaku UMKM. Peserta diarahkan untuk memulai dari langkah sederhana, seperti memperbaiki tampilan foto produk, mencantumkan informasi produk secara lengkap, membuat nomor kontak yang mudah dihubungi, serta rutin membagikan konten kepada calon konsumen.

Pelaksanaan pelatihan ini mendapat respons positif karena materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta juga mendapatkan motivasi untuk lebih percaya diri dalam memperkenalkan dan memasarkan produk yang mereka miliki.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong proses transformasi digital bagi pelaku UMKM di Desa Mendalo Darat. Dengan meningkatnya kemampuan dalam bidang pemasaran digital, pelaku usaha diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, memperkuat daya saing, serta menciptakan peluang usaha yang lebih berkelanjutan.

Volunteer UMKM Desa Mendalo Darat berharap kegiatan pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat mendorong perubahan pola pikir pelaku usaha agar semakin kreatif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, disertai dengan pendampingan praktik kepada para pelaku UMKM. Pendampingan tersebut diperlukan agar materi yang telah diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan usaha sehari-hari.

Keberhasilan penyelenggaraan pelatihan digital marketing ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi antara volunteer, narasumber, pembimbing lapangan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan perekonomian Desa Mendalo Darat.

***