HARGA CPO dunia naik gila-gilaan. Tapi harga TBS di tingkat petani malah anjlok. Itu bukan logika pasar. Itu permainan.

Ekonom Usman Ermulan dukung langkah tegas Menteri Pertanian Amran Sulaiman. 300 PKS swasta yang ketahuan main harga di bawah HET langsung diancam sanksi sampai dipolisikan. Nggak ada kompromi.

Perusahaan tersebut disinyalir bermain curang dengan menekan harga Tandan Buah Segar (TBS) petani di tengah lonjakan harga CPO (Crude Palm Oil) global.

Usman juga mantan anggota DPR RI yang begitu matang di Komisi Keuangan, Perbankan dan Perencanaan Pembangunan Nasional itu juga ngingetin hal penting. Bukan hanya PKS. Eksportir juga. Kalau sesama liar, nggak akan berani bayar mahal ke petani.

Makanya rencana 2027 semua ekspor komoditas strategis lewat Danantara Sumberdaya Indonesia DSI, Usman sangat setuju. Satu pintu sehingga mudah dikontrol.

“Kuncinya ada di eksportir. Menteri Pertanian harus juga tertibkan eksportir, bukan hanya PKS, karena PKS perantara,” tegas Usman juga Ketua IKAL Lemhannas RI Jambi, Kamis, 11 Juni 2026.

Buat Usman, sawit itu bukan sekadar komoditas. Di akar rumput, sawit adalah nasib jutaan petani dan karyawan kebun di Indonesia. Kalau harganya dipermainkan, roda ekonomi daerah langsung mati.

Mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua periode ini mendorong Satgas TBS terus aktif di lapangan, jangan cuma rapat. Pemda harus berani tindak PKS nakal. Dan ke depan juga, pemda, swasta dan kampus wajib dukung program Presiden Prabowo Subianto terhadap hilirisasi energi berbasis sawit. Sehingga petani nggak bisa terus jadi penonton di lahan sendiri.

(Den)