LAHIR di Jambi pada 14 September 2008, Nazelia Azzara Fahlevi kini berusia 17 tahun. Di usia yang masih sangat muda, ia berani menempuh jalan yang belum tentu diambil semua orang: menyeimbangkan kuliah sekaligus bekerja.

Perjalanan pendidikannya bermula dari Play Group dan TK Attaufiq, dilanjutkan ke SD Attaufiq, SMP MTsN 1 Jambi, hingga menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Jambi. Bekal fondasi yang kuat itu kini ia bawa terus. Saat ini, Nazelia sedang menempuh Semester 1 di Universitas Terbuka dengan jurusan Akuntansi Keuangan Publik.

Ia sadar bahwa ijazah saja tidaklah cukup. Pengalaman kerja juga memiliki peran yang tak kalah penting. Karena itulah, ia memutuskan menjalani keduanya secara bersamaan.

Bekerja sebagai kasir, tetap tidak melalaikan kewajiban belajar. Lelah? Tentu saja dirasakan, namun Nazelia memilih untuk tidak berhenti melangkah.

“Jangan pernah menyerah dengan apapun yang kamu hadapi,” ucapnya tegas.

Menurutnya, hidup adalah soal pilihan. Di usia muda ini, ia sudah memiliki pola pikir yang matang dan ingin menularkannya kepada generasi lainnya.

“Mandiri itu bukan menunggu wisuda. Mandiri itu mulai dari sekarang. Belajar mengatur waktu sendiri,” katanya.

Ia mengajarkan kita untuk tidak pernah menunda hal-hal baik, dan menyikapi setiap hari dengan semangat yang lebih baik.

Sosok yang paling mengubah pola pikirnya adalah ayahnya, Reza Pahlevi yang bertugas sebagai anggota Polisi di Polsek Jambi Selatan.

Sosok ayahnya yang dikenal ramah dan mudah bergaul di berbagai kalangan, ditambah dengan kenangan dan didikan almarhumah ibunda, menjadi pendorong utamanya. Awal tadi, ia memandang menyeimbangkan kerja dan kuliah adalah sebuah tantangan besar bagi dirinya sendiri.

Pemilihan jurusan Akuntansi Keuangan Publik pun didasari pertimbangan peluang kerja yang luas di masa kini. Untuk teman-teman seusianya yang masih ragu mengambil keputusan besar, Nazelia berpesan: “Percayalah setiap keringat yang jatuh hari ini akan menjadi jalan cepat kamu menuju hari esok. Insya Allah, ikhtiar dan doa yang kita tanam hari ini akan membawa jalan takdir kesuksesan di masa depan.”

Jambi sangat membutuhkan lebih banyak anak muda seperti Nazelia, yang tidak mengeluh, melainkan bertindak dan berani menciptakan peluang bagi dirinya sendiri.

Sebagaimana semangat Kartini yang berani berpikir maju dan melangkah, semangat itu kini hidup kembali dalam diri Nazelia Azzara Fahlevi. Karena masa depan tidak akan datang kepada mereka yang hanya menunggu, melainkan kepada mereka yang berani menjemputnya.

(Dan)